Pengaruh Konseling Kelompok Cognitive Behavior Therapy untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMK YWKA Palembang
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.423Keywords:
Konseling Kelompok, Cognitive Behavior Therapy, Motivasi belajar, Siswa SMKAbstract
Motivasi belajar siswa merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran, namun pada kenyataannya masih terdapat siswa yang memiliki motivasi belajar rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMK YWKA Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen berupa One Group Pre-test Post-test Design. Sampel penelitian berjumlah 9 siswa yang memiliki tingkat motivasi belajar rendah dan sedang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dengan pendekatan Cognitive Behavior Therapy teknik Restrukturisasi efektif dalam meningkatkan Motivasi Belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai Z sebesar -2,670 dan nilai signifikansi (Asymp. Sig 2-tailed) sebesar 0,008. Nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan setelah diberikan perlakuan berupa layanan konseling kelompok dengan pendekatan cognitive behavior therapy. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa layanan Konseling kelompok cognitive behavior therapy efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa SMK YWKA Palembang.









