Belum Optimalnya Pelaksanaan Kurikulum Bahasa Dan Sastra Minangkabau (BSM) Di Kota Solok Dalam Mewujudkan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.433Keywords:
Kurikulum Bahasa dan Sastra Minangkabau, Pendidikan Berkarakter, Kearifan LokalAbstract
Kurikulum Bahasa dan Sastra Minangkabau (BSM) merupakan salah satu instrumen strategis dalam upaya pelestarian budaya sekaligus penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal di Kota Solok. Namun demikian, pelaksanaan kurikulum BSM di Kota solok masih menghadapi berbagai kendala yang menyebabkan tujuan tersebut belum tercapai secara optimal. Policy paper ini bertujuan untuk menganalisis dan membahas faktor-faktor yang mempengaruhi belum optimalnya implementasi kurikulum BSM tersebut agar dapat merumuskan suatu rekomendasi kebijakan sehingga dapat meningkatkan pelaksanannya secara efektif dan efisiesn. Analisis dan pembahasan menunjukkan bahwa masih terdapat sejumlah permasalahan mulai dari keterbatasan kompetensi guru dalam pengajaran BSM, minimnya ketersediaan bahan ajar yang kontekstual termasuk belum kuatnya dukungan dan koordinasi antara pemerintah daerah, sekolah dan masyarakat. Oleh karena itu, policy paper ini merekomendasikan agar Pemerintah Daerah Kota Solok menetapkan Kebijakan Tata Kelola Kurikulum BSM melalui regulasi daerah dalam rangka mengatasi permasalahan yang ada.









