Ilmu Hadis Dirayah: Kajian Kepustakaan tentang Teori Dasar dan Perkembangannya

Authors

  • Nahdha Jafar Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muh. Yahya Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.452

Keywords:

ilmu hadis dirayah, epistemologi hadis, kritik sanad dan matan, jarh wa ta'dil

Abstract

Ilmu hadis dirayah merupakan disiplin keilmuan Islam yang memiliki peran sentral dalam menjaga otentisitas hadis sebagai sumber hukum kedua setelah Al-Qur'an. Meskipun kajian mengenai ilmu ini telah banyak dilakukan, sebagian besar penelitian terdahulu masih bersifat parsial dan terfragmentasi, sehingga belum mampu menggambarkan ilmu hadis dirayah secara utuh sebagai konstruksi epistemologis yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri dan merekonstruksi perkembangan metodologi ilmu hadis dirayah secara komprehensif, mencakup teori dasarnya, perjalanan historisnya dari masa klasik hingga kontemporer, serta relevansinya dalam studi hadis modern. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan desain integrative narrative literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teori dasar ilmu hadis dirayah yang meliputi kajian sanad, matan, dan ilmu jarh wa ta'dil membentuk sistem epistemologi yang bersifat empiris sekaligus rasional. Secara historis, ilmu ini berkembang melalui tiga fase yang saling berkesinambungan, yakni fase klasik, pertengahan, dan kontemporer. Relevansinya di era digital terbukti kuat, terutama dalam menyediakan kerangka evaluasi kredibilitas informasi keagamaan. Penelitian ini berkontribusi dalam membangun kerangka epistemologis ilmu hadis dirayah secara utuh dan berkesinambungan yang belum banyak dikaji dalam literatur sebelumnya.

Downloads

Published

2026-07-20