Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Kontekstual Pada Materi SPLDV Ditinjau Dari Kemampuan Akademik
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.531Keywords:
Penalaran Matematis, SPLDV, Kemampuan Akademik, Soal Kontekstual, Deskriptif KualitatifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan soal kontekstual pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) ditinjau dari tingkat kemampuan akademik, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-B SMP Negeri 7 Muaro Jambi yang berjumlah 24 orang, dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan strategi maximum variation. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan penalaran matematis berbentuk soal cerita, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil tes dikelompokkan menjadi tiga kategori kemampuan akademik, yaitu tinggi 70%), sedang (55% 70%), dan rendah 55%), dengan tiga subjek terpilih sebagai representasi masing-masing kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan akademik tinggi mampu memenuhi hampir seluruh indikator penalaran matematis, yaitu mengajukan dugaan, manipulasi matematika, menemukan pola/generalisasi, menyusun bukti, dan menarik kesimpulan, meskipun masih mengalami kendala ketika soal menuntut penyelesaian dengan metode grafik. Sebaliknya, siswa dengan kemampuan akademik sedang dan rendah cenderung mengalami kesulitan pada tahap manipulasi matematika dan penarikan kesimpulan akhir.









