Internalisasi Nilai Ad-Dīn Al-Qayyim dalam QS. Yusuf Ayat 40 sebagai Paradigma Pendidikan Islam dan Relevansinya dengan Konsep Ad-Dīn Al-Islām
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.544Keywords:
ad-dīn al-qayyim; pendidikan Islam; internalisasi nilai; ad-dīn al-Islām; pendidikan karakterAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai ad-dīn al-qayyim (agama yang lurus) dalam QS. Yusuf ayat 40 sebagai paradigma pendidikan Islam serta mengkaji relevansinya dengan konsep ad-dīn al-Islām dalam pembentukan karakter dan kepribadian peserta didik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguatan nilai-nilai tauhid, integritas moral, dan konsistensi spiritual dalam sistem pendidikan Islam di tengah tantangan modernitas dan perkembangan global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui analisis tafsir Al-Qur’an, kajian linguistik, serta telaah literatur pendidikan Islam. Sumber data primer berupa Al-Qur’an, kitab-kitab tafsir, serta literatur yang relevan dengan konsep ad-dīn al-qayyim dan ad-dīn al-Islām. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi (content analysis) dengan pendekatan tafsir tematik (maudhu’i). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ad-dīn al-qayyim dalam QS. Yusuf ayat 40 mengandung nilai-nilai fundamental berupa tauhid, keteguhan prinsip, keseimbangan spiritual, integritas moral, dan konsistensi dalam menjalankan ketentuan Allah. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan pendidikan Islam, yaitu membentuk manusia yang beriman, berakhlak mulia, dan memiliki kesadaran ketuhanan. Sementara itu, konsep ad-dīn al-Islām lebih menekankan aspek ketundukan dan kepasrahan total kepada Allah. Dengan demikian, internalisasi nilai ad-dīn al-qayyim dapat menjadi paradigma pendidikan Islam yang tidak hanya menegaskan identitas keislaman, tetapi juga membangun karakter peserta didik yang lurus, kokoh, dan berorientasi pada nilai-nilai ilahiah.









