ANALISIS TINGKAT KETERGANTUNGAN SISWA PADA ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SMP BRUDER PONTIANAK
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.555Abstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara siswa memperoleh informasi dan menyelesaikan tugas pembelajaran, termasuk pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Meskipun AI memberikan berbagai kemudahan dalam proses belajar, penggunaannya yang berlebihan berpotensi menimbulkan ketergantungan yang dapat memengaruhi kemandirian belajar dan sikap kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil penggunaan AI serta dampak ketergantungan siswa terhadap AI dalam pembelajaran IPA di SMP Bruder Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif yang disebarkan melalui google form. Populasi penelitian berjumlah 735 siswa kelas VII, VIII, dan IX, dengan sampel sebanyak 317 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert yang terdiri atas 30 butir pernyataan yang mencakup lima indikator, yaitu frekuensi penggunaan AI, tujuan penggunaan AI, tingkat ketergantungan terhadap AI, kemandirian belajar, dan sikap kritis siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa skor, persentase, nilai rata-rata, dan kategori interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI telah menjadi salah satu sumber belajar yang digunakan siswa dalam pembelajaran IPA, terutama untuk memperoleh penjelasan materi, menyelesaikan tugas, dan mencari informasi secara cepat. Tingkat ketergantungan siswa terhadap AI berada pada kategori sedang, yang menunjukkan bahwa AI telah menjadi bagian dari aktivitas belajar siswa, tetapi belum sepenuhnya menggantikan proses belajar mandiri. Penggunaan AI juga menunjukkan kecenderungan memengaruhi kemandirian belajar dan sikap kritis siswa, terutama apabila dimanfaatkan sebagai sumber jawaban utama tanpa melalui proses verifikasi dan pemahaman. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan guru serta penguatan literasi AI agar pemanfaatan AI dapat mendukung pembelajaran IPA secara efektif, bertanggung jawab, dan tidak mengurangi kemampuan berpikir ilmiah siswa.









