Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di Sekolah Dasar

Authors

  • Nur Halima Yusuf Universitas Muhammadiyah Enrekang

DOI:

https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.560

Keywords:

Jigsaw Model, Mathematics Learning Outcomes, Elementary School, Systematic Literature Review.

Abstract

Pendidikan matematika di Sekolah Dasar (SD) sering kali menghadapi kendala akibat rendahnya motivasi dan tingginya tingkat kecemasan matematis (math anxiety) siswa, yang diperparah oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan, menganalisis, dan menyintesis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa di jenjang sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis atau Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti protokol PRISMA. Data dijaring dari database Google Scholar, ScienceDirect, dan Garuda pada rentang waktu publikasi tahun 2022–2026. Berdasarkan hasil penapisan ketat, diperoleh 21 artikel ilmiah final yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil sintesis data menunjukkan adanya tren kenaikan nilai rata-rata kelas yang konsisten (berkisar antara 15 hingga 25 poin) setelah model Jigsaw diimplementasikan. Persentase ketuntasan belajar klasikal siswa melonjak tajam dari kondisi awal sebesar 35%–50% menjadi 80%–95% pada akhir tindakan. Secara konseptual, lonjakan hasil belajar ini dipicu oleh optimalisasi tutor sebaya pada fase kelompok ahli, reduksi kecemasan matematis melalui penciptaan iklim kelas yang inklusif, serta penghapusan fenomena "penumpang gratis" (free rider) melalui akuntabilitas individu yang ketat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Jigsaw andal dalam mendongkrak capaian numerasi anak usia dasar dan direkomendasikan bagi praktisi pendidikan sebagai solusi alternatif atas rendahnya mutu pembelajaran matematika di sekolah dasar.

Downloads

Published

2026-07-13