Implementasi Bahtsul Masā’il Ṣughrā dalam Pembentukan Nalar Fikih Santri di Pondok Pesantren Tarate Selatan

Authors

  • Fathorrahman Universitas Annuqayah
  • Ach Maimun Universitas Annuqayah

DOI:

https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.665

Abstract

Artikel ini menganalisis implementasi Bahtsul Masā’il Ṣughrā sebagai metode pembelajaran khas pesantren dalam membentuk nalar fikih santri di Pondok Pesantren Tarate Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk pelaksanaan Bahtsul Masā’il Ṣughrā, perannya dalam pembentukan penalaran fikih santri, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan ustaz pembimbing dan santri, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahtsul Masā’il Ṣughrā dilaksanakan secara terstruktur dan rutin sebagai bagian dari kurikulum nonformal pesantren. Kegiatan ini berfungsi sebagai laboratorium intelektual yang efektif dalam membentuk nalar fikih santri, yang meliputi kemampuan berpikir sistematis, argumentatif, kolektif, dan kontekstual. Selain itu, Bahtsul Masā’il Ṣughrā juga menanamkan adab diskusi, etika ilmiah, serta sikap toleran terhadap perbedaan pendapat. Kendala utama yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan literasi kitab kuning santri dan keterbatasan waktu pembelajaran.

Downloads

Published

2026-09-07