Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Di Era Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v2i3.736Abstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan melalui peningkatan efisiensi pembelajaran, personalisasi materi, dan perluasan akses informasi. Namun, pemanfaatan AI juga menghadirkan berbagai tantangan terhadap pembentukan karakter peserta didik, seperti plagiarisme akademik, ketergantungan terhadap teknologi, menurunnya kemampuan berpikir kritis, serta munculnya berbagai persoalan etika digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang dan tantangan AI dalam pendidikan, mengkaji strategi integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran berbasis AI, serta merumuskan Model Integratif Pendidikan Karakter Berbasis AI sebagai kerangka konseptual pembelajaran di era kecerdasan buatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (library research). Data diperoleh dari berbagai jurnal nasional dan internasional bereputasi, buku, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan tema Artificial Intelligence, pendidikan karakter, Profil Pelajar Pancasila, dan Kurikulum Merdeka. Analisis data dilakukan melalui content analysis dan thematic analysis untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan mensintesis berbagai temuan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter perlu diintegrasikan secara sistematis dalam seluruh tahapan pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran berbasis AI. Guru memiliki peran strategis sebagai teladan digital, fasilitator pembelajaran, pengembang karakter, dan pembimbing literasi digital. Penelitian ini menghasilkan Model Integratif Pendidikan Karakter Berbasis AI yang terdiri atas komponen input, process, output, dan outcome sebagai kerangka konseptual untuk mengintegrasikan pemanfaatan AI yang etis dengan penguatan karakter peserta didik dalam rangka mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di era kecerdasan buatan.









