Analisis Penyimpangan Sila Kelima Pancasila Dalam Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP)

Authors

  • Dearma Purba Universitas Negeri Medan
  • Mercy Lepyta Hulu Universitas Negeri Medan
  • Sapna Olivia Nababan Universitas Negeri Medan
  • Selvytri Simanungkalit Universitas Negeri Medan
  • Widya Clara Purba Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i2.753

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk penyimpangan nilai keadilan sosial dalam sila kelima Pancasila pada penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) di SMK Swasta Budi Satrya, Kota Medan, serta merancang gagasan solusi yang inovatif untuk mengatasinya. Penelitian berangkat dari kasus nyata ketidaktepatan sasaran PIP, termasuk temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahwa bantuan senilai Rp2,86 triliun diterima 5.364.986 siswa yang tidak layak serta pengakuan pemerintah pada 2026 atas celah data. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus; data dikumpulkan melalui wawancara terhadap guru pengelola PIP dan siswa penerima manfaat, disertai observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan tiga bentuk penyimpangan, yaitu ketidaksesuaian antara jumlah siswa yang diusulkan dengan kuota yang ditetapkan secara terpusat, kesalahan data administratif yang menghambat pencairan bantuan, serta indikasi siswa dengan kondisi ekonomi relatif mampu yang tetap menerima bantuan sementara siswa yang lebih membutuhkan belum terjangkau. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengajukan empat gagasan inovatif, yaitu sistem verifikasi data kependudukan secara daring dan real-time, mekanisme verifikasi silang berbasis RT/RW, pelembagaan dana gotong royong antarsiswa penerima PIP, dan dasbor publik transparansi kuota dan kebutuhan. Gagasan-gagasan ini diharapkan dapat memperkuat perwujudan substantif nilai sila kelima Pancasila.

Downloads

Published

2026-10-29