Evaluasi Monitoring Dan Supervisi Sebagai Tindak Lanjut Sistem Penjaminan Mutu Eksternal Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Berbasis CIPP
Evaluasi Monitoring Dan Supervisi Sebagai Tindak Lanjut Sistem Penjaminan Mutu Eksternal Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Berbasis CIPP
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v3i3.247Keywords:
Monitoring, Supervisi, Mutu Pendidikan, CIPPAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan monitoring dan supervisi sebagai tindak lanjut Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode evaluatif melalui model CIPP (Context, Input, Process, Product). Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan pengawas sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek konteks, kebijakan SPME telah tersedia dan menjadi dasar pelaksanaan monitoring dan supervisi, namun belum sepenuhnya dipahami oleh seluruh warga sekolah. Pada aspek input, sumber daya yang tersedia belum dimanfaatkan secara optimal, khususnya dalam hal kompetensi supervisi. Pada aspek proses, pelaksanaan monitoring dan supervisi cenderung bersifat administratif dan belum berorientasi pada pembinaan profesional. Pada aspek produk, terdapat peningkatan pada beberapa indikator pendidikan, namun belum menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap mutu pendidkan secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara pelaksanaan SPME sebagai sistem evaluasi eksternal dengan efektivitas tindak lanjutnya di tingkat sekolah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, transformasi supervisi yang lebih reflektif, serta integrasi yang lebih kuat antara hasil SPME dan praktik pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.









