Strategi Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Peserta Didik melalui Pendekatan Student Centered Learning di Sekolah Dasar
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v3i3.277Keywords:
Strategi Guru, Kreativitas, Student Centered Learning, Sekolah DasarAbstract
Pengembangan kreativitas peserta didik dalam pendidikan di era modernisasi (abad 21) merupakan suatu tuntutan yang harus dipenuhi oleh setiap satuan pendidikan. Hal ini dikarenakan karena adanya kemajuan di bidang teknologi dan digitalisasi pendidikan sehingga menuntut setiap satuan pendidikan untuk mengadakan perubahan besar dalam prosen pengajaran dan pendidikannya. Guru tidak lagi menjadi sumber utama belajar (Teacher Centered Learning) tetapi kreativitas siswa yang diutamakan (Student Centered Learning). Strategi pembelajaran dalan Student Centerd Learning menekankan pada kemampuan deskripsi analisis dan decision. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengembangkan kreativitas peserta didik melalui pendekatan Student Centered Learning (SCL) di SD Negeri 1 Bojong. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta dokumentasi RPP dan hasil karya siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengembangkan kreativitas melalui SCL meliputi tiga tahapan. Pertama, pada tahap perencanaan, guru merancang modul ajar yang berbasis proyek dan menyiapkan media pembelajaran dari lingkungan sekitar. Kedua, pada tahap pelaksanaan, guru menerapkan strategi bertanya terbuka, memberikan kebebasan berekspresi dalam diskusi kelompok, dan menggunakan metode project-based learning untuk menciptakan produk karya. Ketiga, pada tahap evaluasi, guru menggunakan penilaian portofolio dan observasi proses, bukan hanya hasil akhir. Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan perbedaan karakteristik siswa, namun guru mengatasinya dengan fleksibilitas jadwal dan pendekatan personal. Kesimpulannya, strategi guru yang variatif dan berpusat pada siswa efektif dalam memicu kelancaran, keluwesan, dan keaslian berpikir siswa.









