Pengaruh Media Sosial Terhadap Kebiasaan Belajar Peserta Didik Kelas V dan VI di Sekolah Dasar Katolik 1 Bunda Hati Kudus Taratara
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.384Keywords:
Media Sosial, Kebiasaan Belajar, Peserta Didik Sekolah Dasar, Regresi Linear, Studi KorelasionalAbstract
Penelitian ini dilaksanakan guna menganalisis pengaruh media sosial terhadap kebiasaan belajar peserta didik kelas V dan VI di sekolah dasar katolik 1 bunda hati kudus taratara. Pendekatan yang dimanfaatkan pada studi ini ialah kuantitatif dengan desain korelasional melalui di sebarkanya kuesioner pada 52 murid responden dan kemudian diolah dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Perolehan studi menampilkan bahwasanya pemakaian media sosial tidak memberi pengaruh yang signifikan bagi kebiasaan belajar para murid, melalui nilai koefisien korelasi Pearson sejumlah -0,149 sekaligus nilai signifikansi 0,146 (p > 0,05). Koefisien determinasi (R Square) sejumlah 0,022 mengindikasikan bahwasanya penggunaan media sosial hanya menjelaskan 2,2% variasi kebiasaan belajar peserta didik, sedangkan 97,8% sisa lainnya dikenai pengaruh oleh faktor lainnya selayaknya pendampingan belajar orang tua, motivasi intrinsik, kepribadian siswa, dan kualitas pengajaran guru. Temuan ini menegaskan bahwasanya penggunaan media sosial bukan merupakan faktor dominan yang menentukan kebiasaan belajar peserta didik. Maka dari itu, dibutuhkan perhatian lebih besar akan sejumlah faktor lain yang lebih berpengaruh, sekaligus pembimbingan peserta didik agar dapat memanfaatkan media sosial secara bijak sebagai sarana penunjang pembelajaran.









