The Transformation of Walisongo's Cultural Da'wah from Kuntowijoyo's Prophetic Social Science Perspective and Its Implications for the Development of Islamic Religious Education Materials

Authors

  • Ratna Sari UIN Antasari Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.403

Keywords:

Walisongo, Prophetic Social Science, Kuntowijoyo, Islamic Education, Cultural Da'wah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Walisongo dalam penyebaran Islam di Indonesia melalui pendekatan Ilmu Sosial Kenabian yang dikembangkan oleh Kuntowijoyo, dan mengeksplorasi relevansinya dalam pengembangan materi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat Madrasah Aliyah. Dengan menggunakan metode kualitatif berdasarkan studi literatur, penelitian ini menghubungkan pemikiran Kuntowijoyo dengan teori habitus Pierre Bourdieu dan teori pasar agama untuk membaca strategi dakwah budaya Walisongo secara lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Walisongo merupakan bentuk praksis kenabian Islam yang secara efektif menggabungkan nilai-nilai humanisasi, pembebasan, dan transendensi. Nilai-nilai ini termanifestasi dalam strategi dakwah berbasis budaya lokal, pendidikan, seni, dan penguatan struktur sosial, yang menjadikan ajaran Islam diterima secara luas dan damai. Temuan ini relevan untuk digunakan sebagai dasar dalam pengembangan materi PAI yang kontekstual dan transformatif.

Downloads

Published

2026-06-30