Implementasi Teori Belajar Humanistik pada Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)

Authors

  • Siti Mulia Agna Universitas Negeri Jakarta
  • Sujarwo Sujarwo Universitas Negeri Jakarta
  • Desy Safitri Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.459

Keywords:

Deep Learning, Teori Belajar Humanistik, Mindful, Meaningful, Joyful Learning.

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut pergeseran pedagogis menuju pembelajaran mendalam (deep learning), namun praktik konvensional sering kali mengesampingkan domain afektif siswa sehingga memicu kejenuhan akademis. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis integrasi Teori Belajar Humanistik sebagai kerangka konseptual dalam pendekatan deep learning. Menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini mensintesis 22 artikel sejawat yang diterbitkan antara tahun 2021 dan 2026. Analisis tematik berhasil memetakan empat kategori konseptual dan menetapkan bahwa tiga dimensi deep learning yaitu mindful, meaningful, dan joyful learning yang secara esensial merupakan manifestasi pedagogis dari prinsip humanistik, khususnya fasilitasi belajar Carl Rogers dan hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Bukti empiris lebih lanjut mengonfirmasi bahwa dukungan emosional guru bertindak sebagai variabel kausal yang secara signifikan meningkatkan pemrosesan kognitif, meta-kognisi, dan kreativitas siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa implementasi deep learning secara autentik pada hakikatnya adalah penerapan pendidikan yang memanusiakan manusia. Kerangka integratif yang dihasilkan berfungsi sebagai landasan teoretis untuk bertransisi dari fokus kognitif yang kaku menuju pedagogi holistik, sekaligus membuka peluang bagi validasi empiris skala besar di masa mendatang.

Downloads

Published

2026-06-29