Literasi Kekayaan Intelektual pada Sekolah Dasar Negeri: Tantangan dan Kebutuhan Pengembangan Program

Authors

  • Sitti Rokhmah Universitas Bakti Indonesia
  • Ari Mita Irawan Universitas Bakti Indonesia
  • Indriyati Wahyuni Universitas Bakti Indonesia
  • Tri Ayu Nanda Wibowo Universitas Bakti Indonesia
  • Ahmad Husin Universitas Bakti Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.481

Keywords:

Literasi Kekayaan Intelektual, Sekolah Dasar, Dimensi Profil Lulusan, Pendidikan Karakter, Kegiatan Kokurikuler

Abstract

Literasi kekayaan intelektual (KI) di sekolah dasar negeri masih jarang diteliti di Indonesia, sementara kajian yang ada lebih berfokus pada perguruan tinggi dan sektor bisnis. Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan memetakan literasi KI pada siswa dan guru sekolah dasar negeri di Jawa Timur, mengidentifikasi hambatan struktural dan kultural, serta merumuskan kebutuhan program yang kontekstual. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa berkembang melalui kegiatan seni dan kokurikuler berbasis proyek, tetapi penghargaan terhadap orisinalitas karya dan etika penggunaan sumber masih rendah. Guru memahami KI secara normatif, namun belum mampu mengintegrasikannya dalam pembelajaran. Hambatan utama meliputi belum adanya muatan KI dalam kurikulum formal dan anggapan bahwa KI hanya berkaitan dengan aspek hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi KI di sekolah dasar perlu dikembangkan melalui pendekatan pendidikan karakter-etis yang terintegrasi dalam kegiatan kokurikuler berbasis 8 Dimensi Profil Lulusan sesuai Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025 dan pembelajaran mendalam sesuai Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025, serta didukung kolaborasi dengan program Relawan Guru KI (RuKI) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

Downloads

Published

2026-07-02