Pembelajaran Outing Class Sebagai Strategi Pengembangan Karakter Mandiri dan Entrepreneur Berbasis Nilai-Nilai Religius pada Siswa SD di Kabupaten Pati
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.615Keywords:
Outing Class, Karakter Mandiri, Kewirausahaan, ReligiAbstract
Perencanaan pembelajaran outing class dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan pada anak SD Negeri di kabupaten Pati adalah guru membuat RPPH dan RPPM tentang pembelajaran outing class sebelum memulai pembelajaran. Konsep pelaksanaan pembelajaran outing class ini memanfaatkan lingkungan sekolah beserta halaman sekolah dalam proses belajar. Anak didik dapat memperoleh suasana baru yang dapat membuat mereka lebih senang untuk belajar sehingga pembelajaran berlangsung dengan dinamis dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pelaksanaan pembelajaran outing class dalam mengembangkan karakter mandiri dan entrepreneur berbasis nilai-nilai religius pada SD Negeri di kabupaten Pati adalah guru melaksanakan tujuan pembelajaran outing class, guru membantu anak memahami dan menyesuaikan diri secara kreatif dengan lingkungannya, sehingga terbentuklah karakter mandiri, karena pembelajaran outing class SD Negeri di Kabupaten Pati anak diajarkan maca-macam usaha, macam-macam hasil olahan, serta berkaitan dengan produk bahan hasil olahan dan manfaatnya. Evaluasi pembelajaran outing class dalam mengembangkan karakter mandiri dan entrepreneur berbasis nilai-nilai religius guru melakukan evaluasi pembelajaran outing class yaitu dengan teknik yang digunakan adalah non tes. Teknik non tes dilakukan dengan memberikan penilaian terhadap psikomotorik, afektif, sikap serta kemampuan siswa dalam melakukan sesuatu yang kaitannya dengan pembelajaran outing class. Guru mata Pelajaran agama ikut serta dalam proses pelaksanaan kegiatan outing class. Tugas guru agama adalah menyampaikan dan memastikan anak-anak tidak hanya memahami praktek produksi saja tapi juga memahami praktek usaha secara lengkap termasuk dalam hal kejujuran serta keyakinan ke pada Allah SWT dan moral yang harus diterapkan dalam proses pelaksana dunia usaha. Pada pengembangan nilai moral keagamaan, anak didik diajak ke tempat usaha mandiri dan tempat Dimana banyak orang berdagang dan melihat betapa maha pengasihnya Allah yang adil memberi rizki bagi masing-masing pedagang. Model pembelajaran outing class sebagai strategi pengembangan karakter mandiri dan entrepreneur berbasis nilai-nilai religius siswa tidak hanya melakukan pembelajaran di luar kelas tetapi juga siswa membuat produk yang dihasilkan dari pembelajaran outing class, setelah menghasilkan produk kemudian hasil produk tersebut dipasarkan sebagai latihan entrepreneur sejak dini. Serta anak memiliki kepercayaan diri untuk menghasilkan produk dan melatih kemandirian anak untuk membuat produk dan melatih anak bersosial di Masyarakat. Dan juga dalam proses itu siswa diajarkan terkait moral dan kejujuran serta hukum dalam berwirausaha.









