Metaphors of Pain and Memory in the Lyrics of “All Too Well” by Taylor Swift
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v3i1.149Kata Kunci:
Metaphor, Pain, Memory, Emotional Narrative, Taylor SwiftAbstrak
Penelitian ini mengeksplorasi representasi metaforis dari luka dan ingatan dalam lagu All Too Well karya Taylor Swift, sebuah karya yang secara luas dianggap sebagai narasi liris yang penuh emosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah bagaimana Swift menggunakan bahasa figuratif—khususnya metafora—untuk menyampaikan tema trauma emosional dan kenangan dalam konteks hubungan asmara yang gagal. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menerapkan pembacaan mendalam dan analisis metafora berdasarkan Teori Metafora Konseptual (Lakoff & Johnson, 1980). Temuan menunjukkan bahwa Swift membangun narasi puitis yang tersusun atas delapan metafora utama yang mengubah perasaan abstrak menjadi gambaran visual dan sensorik. Metafora-metafora ini tidak hanya membentuk persepsi emosional pendengar, tetapi juga berfungsi sebagai perangkat naratif yang memberi struktur pada pergeseran waktu dan perkembangan emosi dalam lagu. Hasil penelitian ini penting karena menunjukkan bagaimana lirik lagu kontemporer dapat menjadi medium ekspresi sastra dan artikulasi emosional. Sebagai kesimpulan, All Too Well memperlihatkan fungsi metafora dalam memediasi trauma pribadi melalui pilihan bahasa yang puitis dan menyentuh pengalaman manusia secara universal.
Kata kunci: metafora; luka; ingatan; narasi emosional; Taylor Swift







