Penerapan Metode Talking Stick Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa dalam Pembelajaran IPAS Kelas 5 di SDN 42 Pekanbaru

Penulis

  • Novi Astari Universitas Islam Riau
  • Fitriyeni Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.70292/jpcp.v3i2.191

Kata Kunci:

Talking Stick, Keaktifan Siswa, IPAS

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran IPAS melalui penerapan metode Talking Stick pada siswa kelas V SDN 42 Pekanbaru. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis untuk mengetahui tingkat keaktifan guru dan siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan bahwa keaktifan siswa berada pada kategori Cukup Aktif dengan persentase observasi 59,13% dan angket 59,75%. Setelah perbaikan tindakan pada siklus II, keaktifan siswa meningkat signifikan dengan persentase observasi mencapai 91,48% dan angket 96,79%, keduanya termasuk kategori Sangat Aktif. Keaktifan guru juga mencapai 100% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa metode Talking Stick mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, mendorong partisipasi merata, meningkatkan keberanian siswa, serta memperkuat motivasi belajar. Dengan demikian, metode Talking Stick efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPAS.

Diterbitkan

2025-11-17