Integrasi Kurikulum Internasional Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan : Tinjauan Literatur Komparatif Antara Sekolah Negeri Dan Swasta Di Aceh
Integrasi Kurikulum Internasional Dalam Peningkatan Mutu Pendidikan : Tinjauan Literatur Komparatif Antara Sekolah Negeri Dan Swasta Di Aceh
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v3i3.252Kata Kunci:
Kurikulum Internasional, Mutu Pendidikan, Sekolah Negeri, Sekolah Swasta, AcehAbstrak
Globalisasi pendidikan telah mendorong meningkatnya tuntutan terhadap mutu dan daya saing sistem pendidikan, khususnya dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi abad ke-21. Dalam konteks tersebut, integrasi kurikulum internasional seperti Cambridge dan International Baccalaureate (IB) menjadi salah satu strategi inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan implementasi integrasi kurikulum internasional antara sekolah negeri dan sekolah swasta di Aceh, serta dampaknya terhadap mutu pendidikan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap berbagai publikasi ilmiah pada rentang tahun 2020–2026, dengan pendekatan analisis konten dan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara sekolah negeri dan swasta dalam aspek kesiapan institusi, proses implementasi, serta output mutu pendidikan. Sekolah swasta cenderung lebih unggul dalam mengintegrasikan kurikulum internasional secara efektif, didukung oleh fleksibilitas manajerial, sumber daya yang memadai, serta akses terhadap pelatihan dan jejaring global. Sebaliknya, sekolah negeri masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kompetensi guru, infrastruktur, dan regulasi yang belum sepenuhnya adaptif. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan integrasi kurikulum internasional sangat dipengaruhi oleh kesiapan sistem pendidikan secara menyeluruh. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan yang komprehensif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan ekosistem pendidikan di sekolah negeri agar mampu mengadopsi praktik pendidikan global secara optimal.









