Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Etika Digital Entrepreneurship pada Siswa di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v2i2.274Kata Kunci:
Pendidikan Agama Islam, Etika Kewirausahaan Digital, Digital Marketing, Era DigitalAbstrak
Penelitian ini mengkaji peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membangun etika digital entrepreneurship pada siswa di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan analisis dokumentasi di lingkungan STIT Alfalah Rimbo Bujang dan lembaga vokasi mitra di Kabupaten Tebo. Temuan menunjukkan bahwa PAI berperan signifikan dalam membentuk fondasi etika siswa untuk kewirausahaan digital, mencakup nilai-nilai kejujuran (sidiq), amanah, transparansi, dan menjauhi praktik penipuan dalam promosi digital. Integrasi nilai-nilai Islam ke dalam pembelajaran digital marketing menciptakan model etika kewirausahaan digital yang khas dan berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya kompetensi digital guru, dan terbatasnya akses jaringan industri. Penelitian ini berkontribusi pada kerangka konseptual etika kewirausahaan digital berbasis PAI sebagai model strategis dalam meningkatkan daya saing moral lulusan di kawasan non-industri.









