Pengaruh Pemberian Air Rebusan Jahe Merah Terhadap Penurunan Frekuensi Emesis Gravidarum Stadium 2
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v3i2.291Kata Kunci:
Campur Kode, Instagram, Mini KorpusAbstrak
Mual muntah pada ibu hamil di Jawa Barat pada tahun 2022 masih cukup tinggi, sekitar 13% dari total ibu hamil kejadian ini bisa dipicu oleh berbagai faktor hormonal, seperti peningkatan kadar hormone estrogen dan hCG, serta sensitifitas terhadap bau dan aroma. Di Kota Bogor pada tahun 2023, kejadian ini juga cukup umum dengan sekitar 33 dari 60 kasus pemeriksaan kehamilan trimester pertama menunjukkan keluhan mual dan muntah. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh pemberian air rebusan jahe merah terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum stadium 2 pada ibu hamil trimester 1 di TPMB Eka Budiarti, S.ST Kota Bogor Tahun 2025. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental (one group pretest-posttest design with control group). Hasil Penelitian : hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan hasil p – value 0,026 < 0,05 yang artinya ada pengaruh pemberian air rebusan jahe merah terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum stadium 2 pada ibu hamil trimester 1 di TPMB Eka Budiarti S,ST Kota Bogor tahun 2025. Kesimpulan : Terapi air rebusan jahe merah dapat digunakan untuk mengatasi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1.









