Hubungan Antara Fasilitas Belajar dan Motivasi Belajar dengan Prestasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Matematika Siswa Kelas VII di SMP HKBP Sidikalang T.A 2021/2022
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.308Kata Kunci:
Fasilitas Belajar, Motivasi Belajar, Prestasi Belajar Matematika, KorelasionalAbstrak
Prestasi belajar matematika siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang saling berkaitan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) hubungan fasilitas belajar dengan prestasi belajar matematika; (2) hubungan motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika; dan (3) hubungan simultan fasilitas belajar dan motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika siswa kelas VII SMP HKBP Sidikalang Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi berjumlah 120 siswa kelas VII, dengan sampel 89 siswa yang ditetapkan menggunakan rumus Slovin dan diambil melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert (fasilitas belajar: 30 butir; motivasi belajar: 30 butir) dan dokumentasi nilai matematika. Uji instrumen meliputi validitas Product Moment Pearson dan reliabilitas Cronbach Alpha. Uji prasyarat mencakup uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji linearitas, dan uji multikolinearitas. Analisis data menggunakan korelasi Pearson, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara fasilitas belajar dengan prestasi belajar matematika (r = 0,641; p < 0,05; KD = 41,1%); (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika (r = 0,673; p < 0,05; KD = 45,3%); dan (3) terdapat hubungan positif dan signifikan secara simultan antara fasilitas belajar dan motivasi belajar dengan prestasi belajar matematika (R = 0,724; R² = 0,524; F = 48,32; p < 0,05) dengan persamaan regresi Ŷ = 35,21 + 0,42X₁ + 0,53X₂. Temuan ini menegaskan bahwa semakin baik fasilitas belajar dan semakin tinggi motivasi belajar, maka semakin tinggi pula prestasi belajar matematika siswa.









