Pengaruh IPM dan Persentase Penduduk Miskin Terhadap Gini Ratio di Sumatera Utara Tahun 2001-2024
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.390Kata Kunci:
Gini Ratio, Indeks Pembanguna Manusia, Persentase Penduduk Miskin dan Sumatera UtaraAbstrak
Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Persentase Penduduk Miskin (PPM) terhadap Rasio Gini di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2001–2024. Studi ini mengadopsi metode kuantitatif menggunakan data deret waktu yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara. Analisis dilakukan dengan metode regresi linier berganda menggunakan pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Temuan penelitian menunjukkan bahwa IPM memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap Gini Ratio, yang artinya peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup masyarakat dapat menurunkan tingkat ketimpangan pendapatan. Persentase Penduduk Miskin berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Gini Ratio, yang menunjukkan bahwa pengurangan tingkat kemiskinan mendukung pemerataan distribusi pendapatan. Secara bersamaan, IPM dan PPM berkontribusi besar terhadap Gini Ratio. Koefisien determinasi (R²) yang bernilai 0,465 menunjukkan bahwa 46,51% variasi Gini Ratio dapat dijelaskan oleh kedua variabel itu, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Studi ini menyimpulkan bahwa peningkatan mutu pembangunan manusia dan pengurangan kemiskinan adalah faktor krusial dalam mereduksi ketimpangan pendapatan serta mendukung pembangunan yang lebih adil dan inklusif di Provinsi Sumatera Utara.









