Digitalisasi Perdagangan Dan Perubahan Adat Istiadat Dalam Transformasi Sistem Jual Beli Tradisional Menuju E-Commerce Di Kabupaten Ogan Komering Ulu
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.429Abstrak
Penelitian ini mengkaji perubahan adat istiadat dalam sistem jual beli tradisional masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) seiring meluasnya adopsi e-commerce. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi dan wawancara mendalam kepada pedagang pasar tradisional, pelaku UMKM, dan tokoh adat, studi ini menemukan bahwa digitalisasi perdagangan tidak sekadar menggeser medium transaksi, melainkan juga mengikis praktik sosial-budaya yang selama ini melekat pada kegiatan jual beli seperti tradisi tawar-menawar (bargaining culture), sistem kepercayaan berbasis hubungan personal (trust-based exchange), dan ritual pasar sebagai ruang sosial komunitas. Transformasi ini berlangsung dalam ketegangan antara modernisasi ekonomi dan pelestarian identitas budaya lokal. Penelitian menyimpulkan bahwa diperlukan kebijakan digitalisasi inklusif yang mempertimbangkan dimensi adat dan sosial-budaya masyarakat OKU.









