Digitalisasi Kearifan Agraris Menjadi Kompetensi Agripreneurship Murid Pedesaan: Studi Kasus di SMPN 3 Kabuh
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.450Kata Kunci:
Agrarian Wisdom, Agripreneurship Competence, Digital Commerce, Rural StudentsAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana digitalisasi kearifan agraris berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi agripreneurship murid pedesaan di SMPN 3 Kabuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi terhadap aktivitas digital murid, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berkesinambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan agraris dilakukan dengan mensinergikan materi IPS intrakurikuler dan kegiatan kokurikuler yang berfokus pada komoditas tembakau dan hasil bumi tadah hujan lokal. Murid memanfaatkan praktik niaga digital kontemporer untuk memperoleh pengetahuan praktis mengenai branding visual, manajemen e-commerce, dan pemasaran media sosial. Paparan perangkat digital tersebut meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan pemecahan masalah murid, yang memungkinkan mereka mengubah konsep pertanian tradisional menjadi model bisnis yang kompetitif. Penelitian ini juga menemukan bahwa minat wirausaha tani terbentuk melalui pengalaman proyek langsung, kesadaran lingkungan, serta ekosistem sekolah yang mendukung. Ketiga aspek integrasi kearifan agraris, literasi niaga digital, dan kompetensi agripreneurship terbukti saling berhubungan dan memperkuat satu sama lain dalam menyiapkan generasi muda pedesaan sebagai agen agribisnis yang kompetitif.









