Peran Sekolah untuk Pemahaman Orangtua terhadap Nutrisi Anak sebagai Optimalisasi Motorik Disabilitas Intelektual di SLBN 1 Buleleng
Penelitian
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.520Kata Kunci:
Disabilitas intelektual, nutrisi, motorik, sekolah dasar, orangtuaAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sekolah dalam meningkatkan pemahaman orangtua terhadap nutrisi anak usia sekolah dasar sebagai upaya mengoptimalkan kemampuan motorik siswa disabilitas intelektual di SLBN 1 Buleleng, Bali. Latar belakang penelitian didasarkan oleh kondisi dimana program edukasi nutrisi bagi orangtua di sekolah luar biasa masih sangat terbatas pelaksanaannya berjalan hanya sekali dalam setahun dengan materi yang belum mencakup aspek nutrisi yang memadai. Sementara, Program Makan Bergizi (PMB) yang telah berjalan di sekolah belum mampu menjangkau keberlanjutan penerapannya di lingkungan rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam tidak terstruktur, observasi non-partisipatif, dan analisis dokumentasi. Sumber informasi melibatkan kepala sekolah, guru kelas jenjang sekolah dasar, guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK), serta orangtua siswa disabilitas intelektual. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sekolah memiliki potensi besar sebagai mediator edukasi nutrisi melalu empat dimensi pokok: kolaborasi sekolah dan orangtua, peran guru dan pimpinan, konsep kebijakan sekolah serta pengaruh pemahaman orangtua pada optimalisasi motorik anak. Keterlibatan aktif guru PJOK dan kepala sekolah dalam mengedukasi orangtua terbukti berkaitan dengan peningkatan kemampuan motorik siswa. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini merekomendasikan agar program edukasi nutrisi bagi orangtua terjadwal secara rutin dan dirancang secara inklunsif sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebijakan sekolah luar biasa.









