Analisis Visual Grammar Pada Iklan Program Makan Bergizi Gratis Berbasis Artificial Intelligence ¬
DOI:
https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i1.676Kata Kunci:
Visual Grammar, Semiotika Sosial, Artificial Intelligence, komunikasi pemerintah, analisis multimodalAbstrak
Penelitian ini mengkaji bagaimana makna visual dibentuk dalam video iklan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berbasis Artificial Intelligence (AI) yang diunggah melalui akun Instagram @meutya_hafid pada 3 Februari 2025. Dengan pendekatan kualitatif interpretatif yang berlandaskan Semiotika Sosial dan dioperasionalkan melalui Visual Grammar Kress dan van Leeuwen (2021), video berdurasi 37 detik tersebut disegmentasi menjadi 10 adegan dan 30 keyframe sebagai unit analisis dan unit observasi. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan pengamatan sistematis berulang, kemudian dianalisis melalui makna representasional, interaktif, dan komposisional, dengan modalitas sebagai pembacaan pendukung terhadap karakter visual sintetis berbasis AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna representasional bergeser dari tindakan naratif individual menuju keterlibatan kolektif, hubungan transaksional dengan objek, dan akhirnya presentasi konseptual/institusional. Makna interaktif didominasi pola offer pada Adegan 1–8 sebelum berubah menjadi demand pada Adegan 9, bersamaan dengan munculnya teks ajakan "Dukung yuk! Makan Bergizi Gratis". Makna komposisional menunjukkan salience yang berpindah dari figur utama dan wadah makanan menuju siswa dan aktivitas, kemudian menuju teks ajakan dan akhirnya logo institusional. Modalitas membedakan register naturalistik-terstilasi (Adegan 1–9) dari register grafis-simbolik (Adegan 10). Pola-pola tersebut dapat dibaca secara hati-hati dalam kaitannya dengan fungsi penjelasan kebijakan, pengelolaan hubungan, pembangunan legitimasi, dan mobilisasi dukungan publik dalam komunikasi pemerintah digital, tanpa mengklaim bukti mengenai respons audiens maupun efektivitas program.









