Perubahan Keaktifan dan Kemampuan Refleksi Siswa dalam Pembelajaran Literasi Berbasis Pembelajaran Mendalam: Analisis Proses Dua Siklus Tindakan

Penulis

  • Edi Suwarno Universitas PGRI Madiun
  • Dwi Rohman Soleh Universitas PGRI Madiun
  • Addy Septyawan Universitas Sebelas Maret Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.70292/jpcp.v4i2.708

Kata Kunci:

Keaktifan Siswa, Kemampuan Refleksi, Pembelajaran Mendalam, Observasi Kelas, Penelitian Tindakan Kelas

Abstrak

Artikel ini mengkaji perubahan proses belajar pada aspek keaktifan dan kemampuan refleksi siswa selama penerapan pembelajaran mendalam dalam pembelajaran literasi Bahasa Indonesia. Sumber data berupa rekapitulasi observasi dalam tesis penelitian tindakan kelas terhadap 15 siswa kelas IV SD Negeri Sempol 2, Kabupaten Magetan, yang meliputi prasiklus, siklus I, dan siklus II. Analisis deskriptif dipusatkan pada dua indikator proses, dengan ketuntasan tugas sebagai indikator pendukung, serta uraian perbaikan tindakan antarsiklus. Skor keaktifan pada skala 1–4 berubah dari 1,60 menjadi 2,60 dan 3,40; kemampuan refleksi berubah dari 1,53 menjadi 2,33 dan 3,13; sementara ketuntasan tugas berubah dari 2,00 menjadi 2,80 dan 3,53. Refleksi siklus I mendasari penguatan diskusi terstruktur, pertanyaan pemantik, contoh refleksi, serta pendampingan siswa yang belum aktif pada siklus II. Data memperlihatkan perubahan deskriptif dalam proses belajar yang diamati, tetapi belum cukup untuk menjelaskan pengalaman individu siswa atau menentukan penyebab perubahan. Sebelum diajukan sebagai artikel tersendiri, naskah memerlukan lembar observasi dan catatan refleksi asli agar analisis proses memiliki bukti yang independen dari laporan hasil belajar pada publikasi lain.

Diterbitkan

2026-10-10